Beranda > Pariwisata, Wisata Alam > wisata pulau disumatera barat

wisata pulau disumatera barat

Pesona Pulau – Pulau di Kota Padang

Pulau-pulau di sepanjang pantai barat Kota Padang pada umumnya masihsangat alami yang membentang dari arah utara ke selatan Kota Padang.
Pengelompokan pulau ini dapat dikategorikan menurut jarak, yaitu pulau – pulau jauh dan pulau dekat. Yang dimaksud dengan pulau-pulau jauh antara lain Pulau Air, Pulau, Pandan, Pulau Toran, Pulau Sinyaru, Pulau Sibunta dan Pulau Bindalang. Sedangkan pulau-pulau dekat yaitu Pulau Sawo, Pulau Pisang Ketek, Pulau Pisang Gadang, Pulau Kasiak, Pulau Pasie Gadang, Pulau Setan, Pulau Pasumpahan, Pulau Ular, pulau Sironjong, Pulau Sikuai dan Pulau Sirandah. Pulau-pulau ini umumnya memiliki kelandaian yang cukup dengan pasir berwarna putih kecuali pulau-pulau yang berdekatan dengan pusat kota dengan warna kekuning-kuningan.

Pulau Sawo

Pulau ini terletak di Kecamatan Koto Tangah, merupakan pulau non urban, dengan luas 4,6 Ha dan merupakan pulau paling utara di Kota Padang. Jarak pulau dengan Pasie Jambak kira-kira 2,2 km dan dapat ditempuh dengan perahu nelayan dalam waktu 10 menit dari Pasie Jambak. Pulau ini memiliki kontur relatif datar yaitu 0 – 5% dari permukaan laut. Pada bagian luar (pheriphery) terdapat hamparan pantai pasir putih dan bersih. Pulau Sawo masih alami dan belum terganggu oleh aktivitas manusia, didominasi oleh pohon kelapa. Pulau ini selalu menjadi tempat perlindungan bagi masyarakat nelayan apabila terjadi badai. Sumber air bersih diperoleh apabila membuat sumur. Dilihat dari kondisi fisik dasar Pulau Sawo berpotensi untuk dikembangkan kegiatan wisata bahari seperti: Berenang, Menyelam, Camping, Bertualang, menikmati panorama dan bermain pasir sambil
mencari biota laut. Kondisi biologi/ekologi perairannya terdiri dari ekosistem terumbu karang terutama di bagain selatan, ekositem hutan terdapat di bagian tengah pulau, dengan lebar bentangan pasir di sekeliling pulau 4-5 meter, arus sangat tenang pada bagain timur dan dan sebelah berat berombak. Beberapa jenis ikan lumba-lumba ditemukan disekitar peritan Pulau Sawo,
juga ikan hias jenis serta ikan ekonomis terdiri dari tongkol, kembung, kakap, kerapu, tuna caklang dan tenggiri. Vegetasinya merupakan hutan tropika basah sebagian besar belum
dimanfaatkan seperti ketaping, aru dan pohon kelapa yang banyak terdapat di pantai. Pulau Sawo Sangat dekat dengan lokasi wisata Pasie Jambak, dan base camp nelayan Koto Tangah dan dapat dicapai dengan mengunakan perahu dayung selama 20 menit serta dengan mengunakan speedboat masin 2 x 85 PK perjalanan dari Muara Padang dapat ditempuh dalam waktu 20 menit.

Pulau Air

Pulau Air terletak 2,2 km dari Pasie Jambak. Dapat dicapai dengan
menggunakan mesin 2 x 85 PK selama 18 menit dari Pulau Sawo, dan sekitar 1 jam dari Pasie Nan Tigo. Luas pulau Air memiliki luas 3 Ha, dengan topografi relatif datar di bagian lainnya berbatu dan berpasir . Didominasi oleh vegetasi hutan dengan jenis pohon yang tumbuh di antaranya aru, dan pohon kelapa lebih dominan pada daerah pantai. Perairan pulau ini sangat jernih, berombak kecil di belah barat, terdapat terumbu karang seperti Acropora, Porites serta biota lainnya seperti teripang, bulu babi, mushroom, dan berbagai jenis ikan. Selain itu di pulau ini juga terdapat berbagai jenis biawak dan berbagai jenis burung yang belum banyak teridentifikasi, pulau ini tidak berpenghuni tetap, tetapi selalu dijadikan persinggahan bagi nelayan penagkapan ikan. Pulau ini berjarak 12,2 km dari Pasie nan Tigo dan berjarak sekitar 10 km dari Pulau Pandan dan dan Pulau Sibonta dan berjarak 17 km dari pusat Kota Padang.

Pulau Pandan

Pulau Pandan (8 ha), terletak 22,5 km dari Kota Padang (Muara Padang), memerlukan waktu 30 menit dari Kota Padang untuk mencapainya, atau 20 menit dari Pulau Air dengan mengunakan mesin 2 x 85 PK. Pulau ini memiliki pantai yang landai di sebelah selatan dan sebelah utaranya lebih didominasi oleh vegetasi hutan yang sangat lebat dan ombak dari sebelah barat serta tenggara. Pantainya yang landai di sebelah selatan dengan struktur pasirnya yang halus selau menjadi lokasi persinggahan penyu, hampir 500-1000 butir/minggu telur penyu didapatkan di Pulau Pandan dengan bentangan pasirnya di sebelah selatan berkisar 4-5 meter. Di tengah pulau terdapat benteng dan meriam peninggalan Belanda, ombaknya termasuk besar, dengan kejernihan air pantai 100 % pada kedalaman 2-3 meter. Terdapat berbagai jenis karang hidup dan berbagai jenis ikan hias. Keindahan terumbu karang menjadi daya tarik bagi turis mancanegra yang berkunjung. Pulau ini tidak dihuni secara tetap sangat cocok untuk dikembangkan sebagai daerah wisata bahari, wisata hutan dan wisata sejarah.

Pulau Sibunta

Pulau Sibunta terletak 12,5 km dari pusat Kota Padang. Dapat dicapai dengan mengunakan perahu motor cepat selama 20 menit dari Pulau Pandan dan sekitar 18 menit dari Kota Padang.
Luas Pulau Sibunta 1- 1,5 ha, dengan kondisi pantai cukup
luas 4-5 meter pada keliling pulau. Hampir seluruh bagian tengah
pulau diliputi oleh vegetasi hutan dengan jenis pohon aru,
kelapa, sago. Pulau ini memiliki ketinggian 1-2 meter dari
permukaan laut. Perairan Pulau ini sangat jernih, berombak kecil
disebelah barat dan banyak terdapat terumbu karang antara lain
jenis Acropora, Pocciliciopra dan lain-lain. Seperti pulau-pulau
kecil lainnya pulau ini tidak dihuni secara tetap, sebagai
daerah persinggahan bagi nelayan.

Pulau Bindalang

Pulau Bindalang berjarak kira-kira 16 Km dari Pelabuhan Muaro.
Untuk mencapai Pulau Bindalang dibutuhkan waktu 25 menit dengan kapal bermotor dari Pelabuhan Muaro. Pulau ini memiliki ketinggian 1-2 meter dari permukaan laut. Perairan Pulau ini sangat jernih, berombak kecil di sebelah timur dan banyak terdapat terumbu karang antara lain jenis Acropora, Pocciliciopra dan lain-lain. Seperti pulau-pulau kecil lainnya pulau ini tidak dihuni secara tetap, sebagai daerah persinggahan bagi nelayan. Kondisi perairan seperti ini dapat dilakukan kegiatan wisata bahari antara lain: panorama alam, petualangan, berlayar, berenang, menyelam, memancing, camping,an penelitian.

Pulau Toran

Pulau Toran mempunyai luas wilayah 13 ha, jarak pulau ini dengan pelabuhan Muaro kira-kira 18 Km, pencapaian memerlukan waktu 30 menit dari Kota Padang untuk mencapainya, atau 20 menit dari Pulau Sibunta dengan mengunakan mesin 2 x 85 PK. Pulau ini memiliki pantai yang landai di sebelah selatan dan sebelah utaranya lebih didominasi oleh vegetasi hutan yang sangat lebat dan ombak dari sebelah barat serta tenggara. Kondisi perairan seperti ini dapat dilakukan kegiatan wisata bahari antara lain: panorama alam, petualangan, berlayar, berenang, menyelam, memancing, camping, dan penelitian.

Pulau Sinyaru

Pulau Sinyaru mempunyai luas 9.48 ha, memiliki jarak kira-kira 7,4 Km dari Pulau Sikuai dan memerlukan waktu 20 menit untuk mencapainya dengan mesin 2 x 45 PK, pulau ini memiliki pantai yang landai dan didominasi oleh vegetasi hutan yang sangat lebat. Kondisi perairan seperti ini dapat dilakukan kegiatan wisata bahari antara lain: panorama alam, petualangan, berlayar, berenang, menyelam, memancing, camping, dan penelitian.
Bagi para penyelam lokasi ini merupakan tempat penyelaman yangsangat menarik terutaman bagi petualang selam yang suka wreck dive dengan kedalaman di bawah permukaan air sekitar 15 – 20 meter. Dilokasi ini para penyelam akan dapat menikmati suasana yang lain bila dibandingkan dengan lokasi lain yang berterumbu karang. Uniknya pada lokasi ini adalah dasar dari perairannya yang berupa rataan karang keras (hard coral) dan tidak berpasir. Bila melakukan penyelaman di lokasi ini, penyelam akan dapat menyelam pada lorong-lorong dan puing-puing rongsokan bangkai kapal yang menciptakan suatu kenikmatan tersendiri. Disamping itu penyelam juga akan melihat beraneka jenis ikan karang dan ikan hias yang bersileweran diantara puing-puing kapal tersebut, bahkan bagi para penyelam yang belum pernah menyaksikan ikan hiu kawasan ini adalah tempat yang cocok untuk itu.

Pulau Pisang Ketek

Pulau Pisang Ketek mempunyai letak sangat dekat dari Pantai
Air Manis, dengan jarak lebih kurang 1 km dari Pantai Air Manis,
tumbuhan yang mendominasi adalah kelapa, kelandaian permukaan 0 – 15 meter dari permukaan laut. Kondisi ombak sedang di sebelah selatan. Pada saat air surut wisatawan dapat berjalan kaki dari pantai air manis. Kegiatan yang sesuai dilakukan di wilayah ini antara lain: Panorama alam, petualangan, legenda, berlayar, berenang, surfing untuk para pemula dan camping.

Pulau Pisang Gadang

Pulau ini berdekatan dengan Pulau Pisang Ketek, memiliki jarak
kira-kira 2,5 km dari Pantai Air Manis. Pulau ini dulunya merupakan pulau persinggahan kapal-kapal Belanda apabila ombak besar. Di pulau ini dahulunya terdapat banyak kuburan para tentara Belanda. Pulau Pisang Gadang memiliki daya tarik tersendiri yaitu mempunyai hasil hutan seperti kelapa dan cengkeh, untuk mencapai pulau ini memerlukan waktu 20 menit dari Pelabuhan Muaro dengan menggunakan mesin 2 x 40 PK.
Pulau ini memiliki geomoforlogi pantai yang bervariasi dengan pasir putih yang halus. Pada bagian sebelah timur pulau merupakan rataan terumbu tepi yang ditumbuhi oleh beraneka ragam jenis terumbu karang. Karena letak dari Pulau ini yang relatif dekat muara sungai Batang Arau menjadikan kualitas perairan disekitarnya agak keruh, tapi walaupun
demikian kita masih akan menemukan karang-karang yang berbentuk mejadari marga Acropora hyacinthus dan acropora cytherea, karang dari marga non-Acropora serta soft coral yang hidup pada kedalaman dari 0.5 meter sampai dengan kedalaman 5 meter. Keindahan bawah laut pulau ini dapat dinikmati cukup dengan hanya bersnokelling, karena pandangan kita yang relatif terbatas yang disebabkan oleh visibility (jarak pandang) yang rendah dan agakkeruh terutama pada musim hujan. Tutupan terumbu karangnya pun hanya sampai pada kedalaman 5 meter, menjadikan lokasi ini lebih cocok hanya untuk bersnokelling, untuk melakukan penyelaman scuba kurang cocok disebabkan kejernihan air yang relatif rendah. Kegiatan lain yang dapat dilakukan dipulau ini antara lain: panorama alam, petualangan, legenda, berlayar, berenang dan camping.

Pulau Pasir Gadang

Pulau Pasir Gadang mempunyai luas 12,57 ha, yang mendominasi
adalah pasir, terletak sebelah timur Pantai Karolina dan berdekatan dengan pelabuhan Teluk Bayur.

Pulau Kasiak

Pulau ini adalah kawasan Teluk Bayur,yang dapat ditempuh
sekitar 10 menit dari Teluk Bayur Kota Padang dengan menggunakan mesin 45 PK. Didominasi oleh vegetasi hutan yang lebat.

Pulau Setan Ketek

Pulau Setan kecil ini terlatek di sebelah barat Sungai Pisang
dan sebelah timur Pulau Pasumpahan, dan untuk menempuh pulau ini memakan waktu 5 menit dengan memakai mesin 45 PK.

Pulau Pasumpahan

Pulau ini teletak disebelah barat Pulau Setan Kecil, untuk
menempuh pulau tersebut memakan waktu 10 dari Sungai Pisang
dengan mesin 45 PK.

Pulau Sirandah

Pulau ini terletak di sebelah barat pulau Sikuai , dan memakan
waktu sekitar 40 menit dari pelabuhan Muaro Padang atau sekitar 30 menit dari TPI Bunguih untuk mencapai pulau tersebut. Pulau ini merupakan pulau yang relatif kecil, terletak lebih kurang 11 mil dari pusat kota Padang. Setiap harinya, puluhan kapal-kapal nelayan bagan yang berasal dari kawasan Bunguih lego jangkar di sekitar perairan pulau ini untuk berlindung dan menunggu hari sore untuk berangkat ketengah laut mencari ikan. Pantainya terdiri dari pasir putih halus dan landai. Keindahan bawah lautnya dapat dilihat di sekeliling pulau yang ditumbuhi oleh karang dari acropora bercabang, heliopora, pada kedalaman 2-3 meter lebih didominasi oleh pertumbuhan karang-karang lunak. Pertumbuhan karang ditemukan sampai dengan kedalaman 15 meter menjadikan panorama lautnya
menjadi indah untuk diselami. Lokasi ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai tempat penyelaman scuba dan snorkelling karena didukung oleh kejernihan air dan keanekaragaman terumbu karangnya yang cukup padat.

PulauSironjong
Pulau Sironjong ini mempunyai pantai yang curam di sebelah timur,di sebelah selatan berbatas dengan Pulau Sikuai. Pulau ini didominasi oleh karang.

Pulau Ular

Pulau ini terletak disebelah Barat Pulau Sikuai dengan waktu
tempuh 15 menit dari Sungai Pisang atau sekitar 3 mnt dari Pulau Sikuai. Pada Pulau ini ditumbuhi beberapa tanaman seperti pohon kelapa dan beberapa jenis tumbuhan lainya, bentuk pulau yang unik banyak mengundang para wisatawan untuk melakukan snorkling dan diving di sekitar pan tai pulau ini. Kondisi karang yang bagus serta topografi pulau yang menjadi daya tarik wisatawan untuk selalu menghampiri pulau ini.

  1. indra
    24 Oktober 2008 pukul 6:57 am

    wah, bagu sekali.
    ada gak paket paket yg tersedia untuk wisata ke padang untuk bulan desember 2008??

  2. thika sikumbang
    10 Maret 2009 pukul 6:56 am

    fotho2 na kurang nih..saya mau kasi liat ke temen2 yg belom pernah ke sumatra barat yang di dalam maupun luar negeri,,kalo nagari minang itu indah..

  1. 2 Oktober 2010 pukul 3:54 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: